Manajemen Kinerja & Organisasi dalam konteks Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia
Manajemen Kinerja (Performance Management)
Manajemen kinerja adalah proses sistematis untuk memastikan bahwa tujuan organisasi, tim, dan individu selaras serta tercapai secara efektif.
Komponen Utama:
Perencanaan Kinerja
- Menetapkan tujuan (KPI, OKR, Balanced Scorecard).
- Menyusun Job Description yang jelas.
Pemantauan & Pengukuran
- Evaluasi kinerja melalui review berkala (bulanan/kuartal).
- Menggunakan Performance Appraisal System.
Evaluasi & Umpan Balik
- Feedback konstruktif dari atasan.
- Penilaian berbasis kompetensi dan hasil kerja.
Penghargaan & Pengembangan
- Bonus, insentif, promosi, penghargaan non-finansial.
- Rencana pengembangan karyawan (Individual Development Plan).
Manajemen Organisasi (Organization Management)
Manajemen organisasi berhubungan dengan bagaimana perusahaan mengatur struktur, peran, proses, dan budaya untuk mencapai tujuan bersama.
Aspek Utama:
Struktur Organisasi
- Fungsional, matriks, atau berbasis proyek.
- Harus fleksibel sesuai kebutuhan industri.
Desain Organisasi
- Menentukan alur komunikasi & koordinasi.
- Mengatur span of control (rentang kendali manajer).
Budaya Organisasi
- Nilai, norma, perilaku kerja yang membentuk identitas perusahaan.
- Contoh: budaya gotong royong, inovasi, customer-oriented.
Change Management
- Mengelola perubahan akibat digitalisasi, merger, restrukturisasi.
- Pendekatan Kotter’s 8 Steps atau ADKAR Model.